Anda adalah Sahabat PKS ke:

Senin, 23 Februari 2009

PROFIL SAHABAT PKS


H. Adriyana Wira Santana, SE saat ini menjalankan amanah sebagai Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, di komisi C Bidang Pembangunan dan Panitia Anggaran, tinggal bersama istri dan lima anaknya di Kampung Pulo Rt.02 Rw.08, No.28, kel.Rangkepan Jaya, kec.Pancoran Mas, Depok.

Kiprah di DPRD Depok diharapkan menjadi sarana ibadah dan dakwah serta turut berkontribusi dalam mewujudkan Depok sebagai kota yang lebih nyaman untuk dihuni (liveable city), Adil-Sejahtera dan Bermartabat.

Sebelum menjadi anggota DPRD, alumni SMAN 8 Jakarta angkatan 88 ini aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan, sosial dan dakwah, antara lain; Himpunan Mahasiswa Akuntansi PAAP FE-UNPAD, Kaderisasi Keluarga Remaja Islam Masjid Salman-ITB, Ketua Panitia Ramadhan di Kampus UNPAD, Lembaga Ekonomi Teknologi Manajemen Industri atau LETMI-Islam, dll.

Dalam karir profesionalnya antara lain pernah bekerja sebagai; Account Officer Bank Syariah Baiturridha Cimahi, Manajer Operasional Bank Syariah Inti Raqqat Ciputat, Dosen Mata Kuliah Akuntansi Perbankan pada SBI (Shariah Banking Institute - Ciputat), Manajer Keuangan pada PT Karya Saba Bersaudara Jakarta, Dosen Mata Kuliah Manajemen pada SEBI (Shariah Banking & Economic Institute - Ciputat) dan General Affair pada MQ Tours & Travel Jakarta.

Pada saat pendirian Partai Keadilan, H. Adriyana Wira Santana, SE juga aktif sebagai ketua Dewan Pimpinan Ranting (DPRa) PK kelurahan Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Depok, periode 1999-2001. Kemudian menjadi Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PK Kota Depok sejak tahun 2001-2003, dilanjutkan dengan Bendahara DPD PKS Kota Depok sejak 2003 sampai terpilih menjadi anggota DPRD di tahun 2004.

Di antara kiprah sebagai anggota DPRD Depok periode 2004-2009 ini, H. Adriyana Wira Santana, SE, antara lain dipercaya sebagai:

· Ketua Pansus Raperda Bangunan dan Retribusi IMB.

· Ketua Pansus Raperda Revisi Peraturan Tata Tertib DPRD.

· Ketua Pansus Raperda Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah.

· Ketua Pansus Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah.

· Ketua Pansus Raperda Penyertaan Modal Daerah pada Bank Jabar.

· Sekretaris Pansus Legislasi penyusunan Program Legislasi Daerah.

· Anggota Pansus Raperda Rencana Jangka Menengah Daerah kota Depok.

· Anggota Pansus Raperda Rencana Jangka Panjang Daerah kota Depok.

· Anggota Pansus Raperda Revisi Rencana Tata Ruang dan Wilayah kota Depok.

· Anggota Pansus Raperda Pemekaran Kecamatan.

Selain itu, H. Adriyana Wira Santana, SE, juga aktif sebagai nara sumber pada berbagai kegiatan di pemda, forum warga, LSM, dsb. antara lain:

· Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan, Kecamatan & Kota.

· Focus Group Discussion (FGD) di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pemda Depok.

· Diskusi Perumusan Isu Strategis Kota Depok di Bapeda kota Depok.

· Program advokasi Anggaran untuk Situ (Danau) di Kota Depok oleh Lembaga Swadaya Masyarakat bekerjasama dengan Local Government Support Program (LGSP) – USAID.

· Sosialisasi APBD pada berbagai forum pertemuan pemda dan kemasyarakatan.

· Dialog dalam Forum Warga seperti di IKAWADES kelurahan Rangkapan Jaya

· Dialog di Rumah Aspirasi Madani di beberapa kelurahan sekecamatan Pancoran Mas.

Berbagai aspirasi warga Depok yang telah diperjuangkan melalui advokasi dan pendampingan H. Adriyana Wira Santana, SE ini antara lain berupa:

· Berbagai usulan pembangunan jalan, saluran air, irigasi di kecamatan Pancoran Mas, Depok.

· Berbagai proposal pembangunan jalan lingkungan, rumah tak layak huni, posyandu, majlis ta’lim, musholla, masjid, pesantren, sekolah, madrasah, di kecamatan Pancoran Mas, Depok.

· Pembangunan Puskesmas Pembantu di kelurahan Bojong Pondok Terong

· Pendampingan kegiatan Pokja Situ Asih Pulo, kelurahan Rangkapan Jaya, yang meraih prestasi sebagai Pokja Situ terbaik sekota Depok.

Komentar Tokoh:

Kosasih Rachmat

Ketua Forum Warga Ikawades

Jujur harus diakui, baru kali ini Ikawades (ikatan warga dan aparat desa) kelurahan Rangkepan Jaya ini selalu di hadiri oleh Warga yang menjadi aleg, H. Adriyana Wira Santana, SE., dimana yang bersangkutan mau mendengar keluhan serta uneg-uneg warga yang diwakili para pengurus RT & RW se Kelurahan Rangkepanjaya, serta secara spontan langsung menindaklanjutinya. Betul-betul kami merasa punya wakil.

Mahmudin Sudin

Ketua Pokja Setu Asih Pulo

Alhamdulillah, sejak H. Adriyana Wira Santana, SE mjd anggota DPRD Kota Depok, terasa betul manfaat bagi kami pengurus POKJA Setu Asih Pulo, dalam memberikan motivasi, pengarahan, mendayagunakan potensi masyarakat & pemuda dlm mengembalikan fungsi setu sbg konservasi sumberdaya air dan menjadikan setu asih pulo sebagai tempat pariwisata keluarga yg dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar setu.

Dan melalui beliau pula kami dpt berkomunikasi dgn pejabat pemerintah sampai tingkat propinsi. Dan pokja setu asih pulo bukan hanya sekedar mendapat juara 1 dan 2 lomba kinerja POKJA Setu se Kota Depok tahun 2007 dan 2008, tapi juga mendapat penghargaan Gubernur Jawa Barat sebagai ketua POKJA berprestasi tingkat Jawa Barat pada tahun 2008.

Selain itu beliau juga dengan cepat merespon setiap aspirasi warga kp. pulo khususnya Rw 08. Kami merasa benar-benar tersalurkan aspirasi kami.

Terima kasih, saya berdoa semoga beliau terpilih sebagai anggota DPRD pada pemilu 2009 ini. amin.

Minggu, 22 Februari 2009

Ringkasan APBD Depok 2009

RINGKASAN APBD KOTA DEPOK TAHUN 2009

 

Pendapatan

 

 

Rp 842.779.452.309,81

Pendapatan Asli Daerah

 

Rp   88.871.585.769,00

 

Pajak Daerah

Rp   45.764.090.000,00

 

 

Retribusi Daerah

Rp   27.130.240.000,00

 

 

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan

Rp     3.756.353.155,00

 

 

Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah

Rp   12.220.902.614,00

 

 

Dana Perimbangan

 

Rp 617.567.596.540,81

 

Dana Bagi Hasil Pajak/Bukan Pajak

Rp 141.338.059.540,81

 

 

Dana Alokasi Umum

Rp 456.936.537.000,00

 

 

Dana Alokasi Khusus

Rp   19.293.000.000,00

 

 

 

Lain-Lain pendapatan yang sah

 

Rp 136.340.270.000,00

 

Hibah

Rp        750.000.000,00

 

 

Dana Bagi Hasil Pajak Propinsi

Rp 135.590.270.000,00

 

 

 

Belanja

 

 

Rp 959.839.912.058,25

Belanja Tidak Langsung

 

Rp 492.104.124.654,25

 

Belanja Pegawai

Rp 400.442.450.454,71

 

 

Belanja Bantuan Sosial

Rp   10.500.821.645,00

 

 

Belanja Bagi Hasil

Rp   68.036.485.857,00

 

 

Belanja Bantuan Keuangan

Rp   13.124.366.697,54

 

 

Belanja Langsung

 

Rp 467.735.787.404,00

 

 

 

 

 

Pembiayaan

 

 

Rp 117.060.459.748,44

Penerimaan

 

 

 

SILPA

 

Rp 131.573.459.748,44

 

Pengeluaran

 

 

 

Penyertaan Modal

 

Rp      7.500.000.000,00

 

Pembayaran Pokok Utang

 

Rp      7.013.000.000,00

 

 

 

Sabtu, 21 Februari 2009

Setu di Depok







http://www.youtube.com/watch?v=x8elvcIy5mA


Catatan Wawancara tahun 2006

Keberadaan Setu di kota Depok sebanyak 26 setu, sudah sewajarnya mendorong pemerintah kota Depok untuk menganggarkan di APBD, baik dari sisi keterjaminan sumber airnya, pelestarian lingkungan sekitar setu, dan pengembangan fungsi setu ke arah pariwisata dan potensi ekonomi lainnya.

Yang perlu diketahui oleh forum warga atau pokja yang peduli dengan setu di kota Depok dalam mengadvokasi anggaran untuk setu adalah:

  • Mendata atau menginventarisir kegiatan-kegiatan yang berkenaan dengan pemeliharaan setu, baik yang berkenaan dengan penjagaan debit air atau saluran masuk-keluar (inlet-outlet) dan mata air setu, penghijauan, maupun kegiatan kepariwisataan.
  • Rumuskan anggaran yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan tersebut
  • Pahami mekanisme penyusunan anggaran di APBD kota Depok
  • Ikuti jadwal kegiatan jaring aspirasi masyarakat untuk APBD yang diselenggarakan oleh pemda kota Depok, berupa musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan), baik di tingkat kelurahan, kecamatan, dinas & kota. Usulkan anggaran terkait setu pada momentum musrenbang tsb.
  • Alternatif lain, datang ke DPRD, temui panitia anggaran DPRD, minta dengar pendapat dan dialog untuk mengusulkan kegiatan anggaran terkait setu. Sehingga panitia anggaran DPRD dapat ikut mendorong peningkatan alokasi anggaran terkait setu. (saat ini, tahun 2006, anggaran terkait setu tercatat telah lebih dari Rp 3 milyar, di APBD, meski masih sangat kurang bila dibandingkan dengan kebutuhan)
  • Adakan pertemuan dengan dinas-dinas yang terkait dengan kegiatan di setu, seperti; Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian, Kantor Pariwisata Seni Budaya, dll. Sebagai counter-part atau sasaran kemitraan forum warga atau pokja setu. Bila kesulitan, DPRD bisa diminta untuk melakukan mediasi terkait dengan pertemuan dan dialog ini.





Daftar Setu di kota Depok

No.

Nama Situ

Lokasi

Luas (Ha)

Kedalaman (m)

1

Cilangkap

Kel. Cilangkap Kec. Cimanggis

6.00

1,00 - 2,00

2

Rawa Kalong

Kel. Curug Kec. Cimanggis

8.25

1,00 - 3,00

3

Pedongkelan

Kel. Tugu Kec. Cimanggis

6.25

0,30 - 2,00

4

Tipar/Cicadas

Kel. Mekarsari Kec. Cimanggis

8.00

1,00 - 3,00

5

Jatijajar

Kel. Jatijajar Kec. Cimanggis

6.50

1,00 - 3,00

6

Patinggi

Kel. Tapos Kec. Cimanggis

5.50

0,30 - 2,00

7

Baru/Gemblung

Kel. Harjamukti Kec. Cimanggis

7.20

2,00 - 3,00

8

Gadog

Kel. Cisalak Pasar Kec. Cimanggis

1.30

0,30 - 2,00

9

Sidomukti

Kel. Sukmajaya Kec. Sukmajaya

7.50

1,00 - 3,00

10

Cilodong

Kel. Kali Baru Kec. Sukmajaya

9.50

0,30 - 2,00

11

Pengarengan

Kel. Cisalak Kec. Sukmajaya

7.00

1,00 - 2,00

12

Bahar

Kel. Sukamaju Kec. Sukmajaya

1.25

0,30 - 1,00

13

Pitara/Pancoran Mas

Kel. Pancoran Mas Kec. Pancoran Mas

0.60

0,30 - 0,80

14

Asih Pulo

Kel. Rangkapan Jaya Kec. Pancoran Mas

4.40

1,00 - 4,00

15

Rawa Besar

Kel. Depok Jaya Kec. Pancoran Mas

17.00

0,00 - 3,00

16

Citayam

Kel. Bjg Pondok Terong Kec.Pancoran Mas

7.00

1,00 - 4,00

17s/d20

UI 1, UI 2, UI 3, UI 4

Kel. Pondok Cina Kec. Beji

17.50

1,00 - 3,00

21

Pladen

Kel. Beji Kec. Beji

1.50

0.00 - 1.00

22

Bojong Sari/Sawangan Lama

Kel. Sawangan Kec. Sawangan

28.50

0,00 -4,00

23

Pengasinan

Kel. Pengasinan Kec. Sawangan

6.00

1,00 -3,00

24

Pasir Putih

Kel. Pasir Putih Kec. Sawangan

0.00

0.00

25

Cinere

Kel. Cinere Kec. Limo

-

-

26

Krukut

Kel. Krukut Kec. Limo

0.00

-



Rabu, 11 Februari 2009

Profil 12 Sahabat PKS Pancoran Mas
















Profil 12 Sahabat PKS Pancoran Mas










1. Abdul Ghofar Hasan, SEI

Ustadz kelahiran Lamongan 1965 ini, bersama keluarganya tinggal di Kelurahan Rangkapan Jaya Lama. Sarjana Ekonomi Islam ini merupakan Ketua Dewan Syariah Daerah PKS Kota Depok. Perhatiannya kepada masyarakat mendorongnya untuk mendirikan Yayasan Sosial Uswatul Ummah. Bapak empat orang anak ini juga seorang manager dan konsultan dalam kegiatan ke-Islaman di berbagai instansi pemerintah maupun swasta di Jakarta.










2. H. Adriyana Wira Santana, SE

Pria kelahiran 39 tahun yang lalu ini merupakan anggota DPRD Kota Depok komisi C Bidang Pembangunan. Perhatiannya terhadap masyarakat senantiasa beliau lakukan dengan berdialog dan menerima aspirasi masyarakat agar menjadi perhatian pemerintah kota Depok. Bapak dengan lima orang anak ini dipercaya untuk menjadi Ketua Panitia Khusus DPRD di antaranya Pansus Perda Bangunan dan Retribusi IMB, Pansus Revisi Tata Tertib DPRD dan Pansus Perda Keuangan. Saat ini beliau bersama keluarganya tinggal di Kelurahan Rangkapan Jaya Lama.








3. Ir. Agustina Wulandari

Ibu kelahiran Purwodadi 1967 ini pernah menjadi Ketua Pengajian Persatuan Pelajar Indonesia cabang Fukuoka Jepang. Sejak kanak-kanak beliau sudah tinggal di Depok. Ibu yang bersuamikan Drs. Bambang Wispriono, Apt, PhD. ini sangat perhatian terhadap kesejahteraan warga Depok khususnya peningkatan kesehatan warga dengan mendirikan Yayasan Peduli Keluarga Sehat, serta menjadi Ketua Rw Siaga Rw.04 Kel. Pancoran Mas. Lulusan Fakultas Teknolog Pertanian IPB tahun 1991 ini sudah aktif dalam berorganisasi sejak sekolah di SMP Negeri 1 Depok dan SMA Negeri 8 Jakarta. Bersama suami dan anaknya sekarang tinggal di Cagar Alam kel.Pancoran Mas.










4. H. Aceng Toha AQ, Lc.

Ustadz kelahiran Bandung 44 tahun yang lalu ini memiliki beragam aktivitas. Dengan latar belakang pendidikan di bidang Ilmu Syariah, alumnus lulusan LIPIA Jakarta ini berperan aktif dalam berbagai organisasi keagamaan, salah satunya dengan menjadi Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) kota Depok. Kesibukannya sebagi ketua BAZ kota Depok tidak menyurutkan semangatnya untuk terus membina masyarakat dengan menjadi Khotib dan Penceramah di masjid dan majelis ta’lim. Abah, itulah panggilan akrabnya, dengan beristrikan Eneng Sugiarti, S.Pd (guru teladan ke-2 tingkat propinsi Jawa Barat tahun 2006) telah dikaruniai lima orang anak dan kini tinggal di kelurahan Cipayung.









5. Banu Muhammad, SE.MSE

Da’i muda berkacamata yang lahir di Jakarta pada 13 Oktober 1979 ini adalah seorang Dosen dan Peneliti di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) yang juga aktif di berbagai kegiatan syi’ar dakwah di masyarakat dan kampus. Berbekal pengalaman penelitian dan pengajaran di bidang Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Kemiskinan, Kebijakan Publik, UKM dan Ekonomi Industri serta dengan semangat juang dan energy anak muda, beliau ingin menjadi jalan untuk kemanfaatan dan kemajuan di Kota Depok. Khoirunnas anfa’uhum linnas.









6. Siti Maria Ulfa, S.PdI

Ibu yang akrab disapa Ulfa ini tinggal di perumahan Depok 1. Ibu dari dua anak ini aktif mengajar sebagai dosen di PGTKI Mutiara Islam. Lulusan S1 Agama Islam At-Taqwa Bekasi ini juga aktif dalam mengisi pengajian majelis ta’lim yang ada di kota Depok. Perhatiannya pada permasalahan perempuan mendorongnya untuk melakukan pemberdayaan dengan aktif sebagai wakil ketua bidang kewanitaan DPD PKS kota Depok.









7. Jaya Wilakaya

Bapak kelahiran 1961 ini dan keluarganya tinggal di daerah Parung Bingung kelurahan Rangkapan Jaya Baru. Beliau saat ini merupakan anggota DPRD komisi C bidang pembangunan kota Depok yang senantiasa menyampaikan aspirasi masyarakat agar dituangkan dalam kebijakan-kebijakan pemerintah kota Depok. Kesibukannya sebagai anggota DPRD tidak menghentikan aktifitasnya sebagai ustadz dengan menjadi khotib dan Penceramah di masjid dan musholah.









8. Nanang Kusnan

Ustadz kelahiran 47 tahun yang lalu ini dikaruniai tujuh orang anak, sejak Sekolah Lanjut Tingkat Atas hingga saat ini beliau aktif berdakwah. Perhatiannya terhadap masyarakat mendorongnya untuk membimbing masyarakat dalam wadah Majelis Ta’lim bapak-bapak, maupun ibu-ibu. Menurutnya, berdakwah bisa dimana saja sehingga beliaupun sempat mengadakan pengajian untuk membimbing masyarakat sekalipun di pos ronda. Saat ini beliau dan keluarganya tinggal di Kelurahan Mampang.









9. Anggraini, SS

Ibu kelahiran 38 tahun yang lalu ini aktif sebagai humas DPD PKS Kota Depok. Lulusan S1 Fakultas Sastra Universitas Indonesia ini juga aktif sebagai ustadzah di berbagai majelis ta’lim di Kota Depok. Perhatiannya terhadap generasi muda mendorongnya untuk aktif pada sebuah LSM Masyarakat Tolak Pornografi. Bersama suami dan anaknya kini beliau tinggal di kampung Lio kelurahan Depok.









10. Lilis Retnowati, A.Md

Ibu 39 tahun ini, tinggal di kelurahan Cipayung Jaya kec. Pancoran Mas Depok. Alumnus Fakultas Politeknik Pertanian IPB ini kemudian mengasah dirinya di dunia pendidikan dengan mengikuti program keguruan. Keprihatinannya terhadap pendidikan mendorongnya mendirikan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan SMP Terbuka di wilayah tempat tinggalnya. Selain itu beliau juga perhatian terhadap masyarakat dengan menjalankan program pemberantasan buta aksara latin dan Al Qur’an.









11. Aka Prawira, SP

Pria kelahiran 34 tahun yang lalu ini adalah asli putra Pondok Terong dari pasangan H. Maridih dan Sartiah. Aktif dalam berorganisasi telah dilakukannya mulai dari bangku sekolah. Lulusan S1 Universitas Muhammadiyah Jakarta ini pernah menjadi Ketua Lembaga Dakwah Kampus, turut serta dalam gerakan reformasi tahun 1998. Di tengah kesibukannya sebagai pengajar pada STKIP Ar-Rahmaniyah Pondok Terong, tidak mengurangi perhatiannya pada masyarakat dengan menjadi Khotib dan Penceramah. Saat ini beliau diamanahi sebagai Ketua Bidang Kepemudaan DPC PKS Pancoran Mas.










12. Muhammad Hary Widi Asmoro, S.Pd

Pria kelahiran 34 tahun yang lalu ini merupakan Kepala Gugus Kendali Mutu Sekolah Islam Terpadu Darul Abidin. Di tengah kesibukannya dalam mengajar, beliau tetap memberikan perhatian kepada masyarakat dengan mendirikan Koperasi Bina Umat Mulia. Saat ini beliau bersama istrinya dan empat orang anaknya tinggak di Perumnas Depok 1.

Kamis, 05 Februari 2009

Tata Cara Pelaksanaan Pemilu Legislatif 2009


Silakan download di link berikut ini:


http://www.kpu.go.id/dmdocuments/Peraturan_35_Tahun2008.pdf


.

Iklan PKS terbaru